Merasa sendiri ditengah keramaian?munkin itu perasaan diabaikan.ya diabaikan.
Dimana kamu merasa tidak diinginkan,tidak dibutuhkan dilingkungan mu. Ya terabaikan.
Diabaikan. Terabaikan. Tidak dipedulikan. Merasa diri ini seperti sampah. Ya, perasaan begitu sensitif kawan. Jangan bermain-main dengan itu. Hal yang paling sensitif yang dimiliki manusia.
Terabaikan. Disaat kamu berada ditengah lingkunganmu,tetapi mereka tidak menyadari kehadiramu.
Sakit, ya sakit hati ini. tapi....hati siapa yang tau saat dia sedih,sakit dan terabaikan? hanya yang merasakan dan saat itupun yang merasakan harus memendamnya. why? harus dipendam agar lingkungan tidak terganggu dengan perasaan tak dianggap ini :-)
aku benci keadaan seperti ini, dimana aku harus berpura-pura bahagia disaat aku ingib berteriak,menangis sekencang-kencangnya didepan kalian....ya aku merasa terabaikan. Aku berlebihan akibat diabaikan? I think not, wajar saja sikap diabaikan diraskan semua orang. itu manusiawi juga kan?
hmm... omongan ini seperti nya mulai melantur, akibat apa ini? semesta seperti tidak menginginkan ku didunia ini. ya,tuhan, pikiran macam apa yang melanda ku saat ini....
yang saat ini aku rasakan, takut dan bingung. menjadi diri sendiri hanya membuatku merasa sepertinya diri sendiri ini membuat orang disekitarku terganggu dengan adanya keberadaan ku. aku juga tidak tau mengapa aku disini, untuk apa aku disini, apa yang harus kulakukan disini.
bingung. entahlah. hati ini sepertinya sulit untuk diikuti dan dipercayai, hati ini sepertinya tersesat dan tidak tau arah kemana lagi dia akan tuju. apakah aku mengalami gangguan psikis? ingin rasanya aku menceritakan pada seseorang yang dapat mengerti keadaan ku. hahaha, sepertinya itu tidak akan aku lakukan, memangnya orang itu diciptakan hanya untukmu mendengarkan cerita konyol mu ini? dasar bodoh....
sepertinya permintaan maaf ini tidak cukup diucapkan saja,tp dengan perbuatan bahwa kamu menyesali telah berpikiran seperti ini. pada teman,keluarga,tentu saja pada tuhan.
yang aku tau saat ini adalah....aku merasa terabikan, takut, bingung.terlalu banyak berpikir sepertinya kurang baik juga. jangan terlalu memendam,keluarkan saja, salah satunya mungkin dengan berteriak. atau mengeluarkan air mata? entahlah aku bingung...
jumat, 01 maret 2013, dibawah tekanan realita.
Dimana kamu merasa tidak diinginkan,tidak dibutuhkan dilingkungan mu. Ya terabaikan.
Diabaikan. Terabaikan. Tidak dipedulikan. Merasa diri ini seperti sampah. Ya, perasaan begitu sensitif kawan. Jangan bermain-main dengan itu. Hal yang paling sensitif yang dimiliki manusia.
Terabaikan. Disaat kamu berada ditengah lingkunganmu,tetapi mereka tidak menyadari kehadiramu.
Sakit, ya sakit hati ini. tapi....hati siapa yang tau saat dia sedih,sakit dan terabaikan? hanya yang merasakan dan saat itupun yang merasakan harus memendamnya. why? harus dipendam agar lingkungan tidak terganggu dengan perasaan tak dianggap ini :-)
aku benci keadaan seperti ini, dimana aku harus berpura-pura bahagia disaat aku ingib berteriak,menangis sekencang-kencangnya didepan kalian....ya aku merasa terabaikan. Aku berlebihan akibat diabaikan? I think not, wajar saja sikap diabaikan diraskan semua orang. itu manusiawi juga kan?
hmm... omongan ini seperti nya mulai melantur, akibat apa ini? semesta seperti tidak menginginkan ku didunia ini. ya,tuhan, pikiran macam apa yang melanda ku saat ini....
yang saat ini aku rasakan, takut dan bingung. menjadi diri sendiri hanya membuatku merasa sepertinya diri sendiri ini membuat orang disekitarku terganggu dengan adanya keberadaan ku. aku juga tidak tau mengapa aku disini, untuk apa aku disini, apa yang harus kulakukan disini.
bingung. entahlah. hati ini sepertinya sulit untuk diikuti dan dipercayai, hati ini sepertinya tersesat dan tidak tau arah kemana lagi dia akan tuju. apakah aku mengalami gangguan psikis? ingin rasanya aku menceritakan pada seseorang yang dapat mengerti keadaan ku. hahaha, sepertinya itu tidak akan aku lakukan, memangnya orang itu diciptakan hanya untukmu mendengarkan cerita konyol mu ini? dasar bodoh....
sepertinya permintaan maaf ini tidak cukup diucapkan saja,tp dengan perbuatan bahwa kamu menyesali telah berpikiran seperti ini. pada teman,keluarga,tentu saja pada tuhan.
yang aku tau saat ini adalah....aku merasa terabikan, takut, bingung.terlalu banyak berpikir sepertinya kurang baik juga. jangan terlalu memendam,keluarkan saja, salah satunya mungkin dengan berteriak. atau mengeluarkan air mata? entahlah aku bingung...
jumat, 01 maret 2013, dibawah tekanan realita.
Komentar
Posting Komentar