empat puluh delapan jam berdiam diri
melihat langit dari berwarna biru cerah hingga menjadi biru gelap malam
entah berapa lama lagi aku harus berdiam diri
ingin membunuh sepi, yang ada kepalaku ramai penuh sesak dengan pikiran
ada hal-hal yang sudah terjadi dengan diriku semenjak kamu hadir
entah kamu sadar itu ataupun tidak
ada hal-hal yang sering mengusik diriku akan hadir mu
kamu orang kesekiankah yang akan pergi jika aku memperlihatkan diriku yang sebenarnya?
harusnya aku membunuh pikiran buruk itu
sama saja untuk berprasangka buruk tentangmu
hanya saja, ini tidak bisa aku pendam lama
ingin rasanya kutunjukan, melihat kesungguhanmu menginginkan aku
jika aku terasingkan dari hari ini
aku dan kamu, kita, kehilangan semua hangat yang pernah kita jalin
apakah kamu masih bersedia bersama ku?
masihkah bersedia mencintai seperti sebelumnya?
melihat langit dari berwarna biru cerah hingga menjadi biru gelap malam
entah berapa lama lagi aku harus berdiam diri
ingin membunuh sepi, yang ada kepalaku ramai penuh sesak dengan pikiran
ada hal-hal yang sudah terjadi dengan diriku semenjak kamu hadir
entah kamu sadar itu ataupun tidak
ada hal-hal yang sering mengusik diriku akan hadir mu
kamu orang kesekiankah yang akan pergi jika aku memperlihatkan diriku yang sebenarnya?
harusnya aku membunuh pikiran buruk itu
sama saja untuk berprasangka buruk tentangmu
hanya saja, ini tidak bisa aku pendam lama
ingin rasanya kutunjukan, melihat kesungguhanmu menginginkan aku
jika aku terasingkan dari hari ini
aku dan kamu, kita, kehilangan semua hangat yang pernah kita jalin
apakah kamu masih bersedia bersama ku?
masihkah bersedia mencintai seperti sebelumnya?
Komentar
Posting Komentar