tidak terasa sudah di penghujung bulan di tahun 2019
maaf maaf aja nih, buat gue ini terasa banget. parah deh.
ini curhat kesekian kalinya di blog, karena saking ga ada yang bisa di post kali ya hehe
tahun ini tahun penuh banget drama. gue bilang drama karena ya tahun ini banyak banget interaksi dengan manusia-manusia, yang mana hal seperti itu adalah hal paling banget gue hindarin. gue paling gabisa sama yang namanya berinteraksi. dan di tahun ini gue dipaksa untuk bisa interaksi sama orang baru yang ga deket-deket banget sama gue.
drama yang paling banget gue rasain tahun ini adalah, drama membuat skripsi. apa yang salah sama skripsi? ga ada. yang benar itu, ada apa yang salah antara gue dan skripsi? ternyata banyak. sampai detik dimana gue belum bisa memutuskan apa yang ingin gue teliti, gue sangat amat bepikir keras ingin melakukan apa. toh, masuk jurusan ini pun antara niat dan tidak niat. alhasil, diujung akhir semester ini gue yang jadi keteteran karena masih belum menemukan minat yang gue tuju kedepan. dan karena waktu, dan paksaan dari keadaan, akhirnya tercetuslah ide itu, dan gue bisa meneliti apa yang mau gue bahas untuk kelulusan gue ini.
masalahnya tidak hanya disitu, yang diawal gue ceritakan, gue sangat amat menghindari yang namanya interaksi dengan orang yang tidak begitu gue kenal. yap, karena skripsi inilah gue harus bisa berinteraksi dengan pembimbing skripsi gue, yang tidak lain tidak bukan dosen gue. sama yang seumuran aja gue sulit berinteraksi, gimana sama yang lebih tua kan?:( disinilah gue harus berproses, harus mulai melatih diri gue untuk bisa berkomunikasi dengan siapa pun, untuk memulai berinteraksi dengan siapa aja, dan emang gue butuh itu untuk kedepannya. macem skripsi ini, butuh berkomunkasi yang baik dan berinteraksi yang lancar agar terciptanya kelancaran untuk skripsi gue ini. maka dari itu, tahun ini gue ditempa abis-abisan dalam bersikap, gabisa dan gaboleh bertindak semau gue lagi, harus perhatian sekitar.
gue stress untuk melakukan itu (dan hal lainnya). begini susahnya, menentukan skripsi sulit, dan rasanya udah bingung mau ngelakuin apa karena ga ada yang bener. tapi untungnya gue punya beberapa social support yang membantu gue menjalani hidup gue akhir-akhir ini. social support yang bener2 membantu gue, menolong gue, menemani gue untuk maju kedepan.
apa yang terjadi dengan gue hari ini, gue merasa agak sedikit (atau emang udah banyak) jadi toksik buat lingkungan gue. yang mana akhirnya gue jadi menarik diri dari siapapun, kecuali social supports gue yang selalu nemuin gue dipersembunyian gue, dan menyemangati untuk terus maju. aahhh sungguh lovely sekali manusia-manusia ini. sudah dipastikan mereka akan masuk kategori list gue disaat masa2 indah gue nanti.
yaa itu aja kali ya ocehan gue untuk kali ini, karena sebenernya gue bingung mau nulis apa, yaa akhirnya nulis yang seperti ini aja deh ya kali ini wkwk see you!
maaf maaf aja nih, buat gue ini terasa banget. parah deh.
ini curhat kesekian kalinya di blog, karena saking ga ada yang bisa di post kali ya hehe
tahun ini tahun penuh banget drama. gue bilang drama karena ya tahun ini banyak banget interaksi dengan manusia-manusia, yang mana hal seperti itu adalah hal paling banget gue hindarin. gue paling gabisa sama yang namanya berinteraksi. dan di tahun ini gue dipaksa untuk bisa interaksi sama orang baru yang ga deket-deket banget sama gue.
drama yang paling banget gue rasain tahun ini adalah, drama membuat skripsi. apa yang salah sama skripsi? ga ada. yang benar itu, ada apa yang salah antara gue dan skripsi? ternyata banyak. sampai detik dimana gue belum bisa memutuskan apa yang ingin gue teliti, gue sangat amat bepikir keras ingin melakukan apa. toh, masuk jurusan ini pun antara niat dan tidak niat. alhasil, diujung akhir semester ini gue yang jadi keteteran karena masih belum menemukan minat yang gue tuju kedepan. dan karena waktu, dan paksaan dari keadaan, akhirnya tercetuslah ide itu, dan gue bisa meneliti apa yang mau gue bahas untuk kelulusan gue ini.
masalahnya tidak hanya disitu, yang diawal gue ceritakan, gue sangat amat menghindari yang namanya interaksi dengan orang yang tidak begitu gue kenal. yap, karena skripsi inilah gue harus bisa berinteraksi dengan pembimbing skripsi gue, yang tidak lain tidak bukan dosen gue. sama yang seumuran aja gue sulit berinteraksi, gimana sama yang lebih tua kan?:( disinilah gue harus berproses, harus mulai melatih diri gue untuk bisa berkomunikasi dengan siapa pun, untuk memulai berinteraksi dengan siapa aja, dan emang gue butuh itu untuk kedepannya. macem skripsi ini, butuh berkomunkasi yang baik dan berinteraksi yang lancar agar terciptanya kelancaran untuk skripsi gue ini. maka dari itu, tahun ini gue ditempa abis-abisan dalam bersikap, gabisa dan gaboleh bertindak semau gue lagi, harus perhatian sekitar.
gue stress untuk melakukan itu (dan hal lainnya). begini susahnya, menentukan skripsi sulit, dan rasanya udah bingung mau ngelakuin apa karena ga ada yang bener. tapi untungnya gue punya beberapa social support yang membantu gue menjalani hidup gue akhir-akhir ini. social support yang bener2 membantu gue, menolong gue, menemani gue untuk maju kedepan.
apa yang terjadi dengan gue hari ini, gue merasa agak sedikit (atau emang udah banyak) jadi toksik buat lingkungan gue. yang mana akhirnya gue jadi menarik diri dari siapapun, kecuali social supports gue yang selalu nemuin gue dipersembunyian gue, dan menyemangati untuk terus maju. aahhh sungguh lovely sekali manusia-manusia ini. sudah dipastikan mereka akan masuk kategori list gue disaat masa2 indah gue nanti.
yaa itu aja kali ya ocehan gue untuk kali ini, karena sebenernya gue bingung mau nulis apa, yaa akhirnya nulis yang seperti ini aja deh ya kali ini wkwk see you!
Komentar
Posting Komentar