Langsung ke konten utama

Butuh Waktu Sedikit Lebih Lama Dibanding yang Lain

Postingan kali ini aku ingin bercerita soal waktu. ya zona waktu ku sih.
Setelah apa yang sudah terjadi beberapa belakangan ini, aku harus sangat amat meyakini kalau zona waktu tiap orang beda-beda.
Hahaha. ini prolog macam apasih yang kubuat...

Tapi serius, gak ada kata-kata manis disini. semua soal realita. sekarang ini aku melihat realita adalah sesuatu yang pahit, getir. kenapa begitu? Aku sebagai salah satu orang yang punya zona waktu yang lambat dibanding lainnya. dan aku sangat amat susah menerimanya. 
Apa ya..... Memang deh ini berkat skripsi mengubah dunia ku bangetbangetbanget, Memang berubah banget. sekarang waktu aku bener-bener gatau mau ngapain, bukan karena banyak waktu, aku sendiri gatau ingin melakukan apa disaat kayak gini. Pengen coba isi waktu dengan membuka les bimbel untuk anak-anak sekolah, duit punya eh tapi waktu fokus ku untuk skripsian (waktu itu) jadi kepecah dan yaa skripsiku jadi tidak ku prioritaskan. Tapi disaat aku fokus untuk skripsi, yang paling menyebalkannya adalah waktu untuk menunggu kembali bimbingan dan itu adalah waktu yang tidak bisa diprediksi. ingin bisa rajin, tapi dosen sedang sibuk. Akunya lagi tidak bisa konsen, dosennya manggil-manggil, ya kayak banyak ga jodohnya gitu. Menyebalkan.

dan aku akui, menjalankan skripsi ini lebih dari setahun alias gila kali ya 4 semester buat ngerjian skripsi strata 1 iniiii, berasa trauma mau lanjutin S2:(
Belum lagi disaat kayak gini aku terjebak dengan ke-insecure-an dan (yang katanya lagi) crisis middle age. HUFT rasanya ingin mengumpat.
Disaat teman-teman dan orang yang seumuran dengan ku sudah seperti ini itu, dan aku hanya disini-sini saja, belum banyak melakukan apapun dan melihat mereka....dan aku rasanya.....useless....berkalikali merasakannya, berkalikali melawan, dan seringnya kalah.

Komentar