Langsung ke konten utama

Surat untuk Ayah dan Ibu Mertua di Masa Depan

*Sedang membayangkan ini terjadi saat saya dan dia ada di hari bahagia yang kami tunggu*

Surat ini mungkin akan jadi surat singkat untuk ayah dan ibu, tapi apa yang saya tulis merupakan apa yang ingin saya ucapkan untuk bapak dan ibu saat saya memantapkan hati ini memilih anak laki-laki terakhir dari ayah dan ibu untuk menjadi teman seumur hidup saya.

Akhirnya hari yang saya dan anak bungsu ibu dan ayah impikan terwujud. Kami berdua akan mengikuti jejak ayah dan ibu.

Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih karena sudah mengijinkan dan merestui cinta dan kasih sayang saya kepada salah satu putramu ini. Beruntungnya saya dapat bertemu dengan anak ayah dan ibu disaat yang tepat dengan waktu yang tepat pula.

Terima kasih untuk ibu mertua saya, terima kasih sudah melahirkan seorang laki-laki yang tahu bagaimana cara menghormati perempuan dan tetap menjadi lelaki yang baik disaat dia sedang merasa tidak enak hari dan hati. Untuk ibu mertua, terima kasih sudah percaya kepada saya untuk menggantikanmu menjaganya semampu saya. Saya tidak akan menjamin dia terus bahagia bersama saya, tapi saya berjanji akan bersamanya disaat apapun yang terjadi pada kami nantinya.

Terima kasih untuk ayah mertua, terima kasih sudah mengajari anak laki-lakimu bagaimana menjadi seseorang yang bijak perkataan dan perbuatan disaat dia sedang hidup dijalan yang dia pilih. Ayah mertua, doakan kami menjadi manusia yang tangguh dan dapat bekerja sama yang baik nantinya. Saya dan anakmu tahu, cobaan tidak akan mungkin mudah, kami hanya perlu mendapat kekuatan dan dukungan untuk bisa terus bersama. Karena doa kalian, merupakan kekuatan untuk kelancaran di kehidupan kami kelak.

Saya terlalu banyak berterima kasih di surat ini, karena memang ini yang saya bisa ucapkan kepada ayah dan ibu mertua saat ini. Terima kasih sudah memperbolehkan kami untuk bisa saling bersama, kami berjanji apa yang sudah kami sepakati merupakan pilihan terbaik kami berdua. Kalaupun ada sesuatu hal ditengah perjalanan kami berdua, kami akan saling menguatkan, menjadi dua orang dewasa dengan segala hal pemikiran dan perasaan yang bisa diselesaikan berdua. 


Hormat saya,

salah satu menantu mu


Komentar