Ini kisah yang sangat singkat. mungkin bukan kisah, lebih tepatnya peristiwa
Hal yang tidak pernah terlintas dibenak ku kini menjadi sebuah hal yang selalu kuingat.
Kamu, dengan segala keramah-tamahan itu,
kamu dengan senyum yang membuatku lupa akan luka yang sedang ku bawa.
kamu dengan tampilanmu yang membuatku lupa aku sudah memiliki dia.
Tidak ada terlintas hal istimewa itu akan tiba di antara kita. atau itu hanya terlintas di diri ku saja.
Kamu, mungkin sengaja datang di awal untuk menyapa ku dengan maksud
Aku, dengan akhir pertemuan menjadi tidak mengerti dengan diriku setelahnya.
Tentu ini bahaya, untuk ku, kamu, dan dia.
Aku masih bersama nya, tapi aku dapat tertarik denganmu.
sungguh hipokrit diri ini, pernah mengutuk seseorang yang menyukai 2 orang dalam 1 waktu.
Tuhan, jika perasaan itu suci, kenapa kau perbolehkan aku memiliki rasa itu di orang yang berbeda?
Atau diriku sendiri yang ceroboh tidak sadar dengan hal itu?
Tuhan, jika ini salah, tolong hilangkan perasaan yang tidak pada tempatnya ini
aku ingin merasakan perasaan itu kembali tapi tidak di orang lain selain dia.
Terima kasih, kamu, mengingatkan ku kalau diriku masih dapat disukai dan membuat tertarik.
dan terima kasih hanya dalam beberapa jam membuat beberapa bulan setelah membuatku tidak berhenti memikirkanmu
Maaf, kita tidak akan bisa bersama, aku sudah memilih dia dan tetap dengan dia.
- 4 Juli, 2025
Komentar
Posting Komentar